Aren Indonesia

Tepung Aren

Melongok Pabrik Tepung Aren

Sumber: http://andy.web.id/melongok-pabrik-tepung-aren.php; Jan 31st, 2009 | By andymse | Category: Plesiran

Dalam perjalanan akhir minggu ini, saya mampir di Dusun Mluro, Desa Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Di desa Ngabean, terutama di Dusun Mluro, banyak terdapat pabrik pengolahan tepung aren. Ops… jangan membayangkan pabriknya adalah pabrik modern, yang saya lihat di sana, pabrik pengolahan tepung aren itu berupa gubuk atau barak terbuka dengan mesin parut besar yang digerakkan mesin diesel.

0pabrik

Bahan baku tepung aren adalah batang aren (Arenga pinnata), yang ditebang setelah berumur kira-kira 15 tahun, sebelum atau pada saat pohon Aren tersebut berbunga untuk pertama kalinya. Pada saat mencapai umur itu, ada tiga pilihan perlakuan pohon Aren, pertama ditebang untuk diambil pati-nya, dipersiapkan untuk disadap niranya, atau dipersiapkan untuk diambil buahnya untuk diolah menjadi buah atep atau kolang-kaling. Perlakuaan itu tentunya melihat kondisi fisik pohon aren, manakah yang lebih potensial, dan manakah yang kira-kira menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

0pabrik1

Batang aren, biasanya dibawa ke pabrik dalam potongan kira-kira semeter. Menurut bahasa orang desa, potongan batang aren itu disebut gélang. Pengucapannya seperti lagu “gelang sipatu gelang, gelang si rama-rama, mari pulang dst…” bukan seperti gelang perhiasan.Di pabrik, gélang-gélang itu dibelah.

0pabrik2

Dihilangkan kulitnya yang keras, bagian dalamnya yang banyak mengandung sel-sel parenchym penyimpan tepung, kalau perlu, dipotong lebih kecil agar cukup untuk dimasukkan ke dalam mesin pemarut.

0pabrik3

Selanjutnya digiling dengan menggunakan mesin pemarut yang digerakkan mesin diesel. Hasilnya adalah parutan batang aren berbentuk seperti serbuk gergaji.

0pabrik4

Setelah dipisahkan serabutnya, serbuk batang aren diayak atau disaring sambil diguyur air terus menerus.

0pabrik5

Di dalam bak penampungan itu, yang airnya berwarna coklat karena serbuk batang aren, terdapat endapan tepung atau pati aren.

0pabrik6

Tepung atau pati aren dikumpulkan dan ditiris dalam karung plastik yang digantung. Setelah melalui proses penambahan bahan kimia (kaporit), untuk membersihkan dan memurnikan tepung, serta pengendapan ulang dan pengeringan, diperoleh hasil tepung aren yang bersih berwarna putih terang.

0pabrik7

Hasil produksi pabrik kini siap dipasarkan. Biasanya dikirim ke kota lain misalnya Semarang, Solo, bahkan sampai ke Ngawi, Jawa Timur. Tepung atau pati aren ini digunakan untuk bahan campuran pembuatan bakso, hunkwee, soun atau bihun, dan aneka makanan lain.

Jual Tepung Aren

Sumber: http://gula-aren.blogspot.com

aren tepung 1

Batang aren ( arenga pinnata atau sugar palm) yang tidak ekonomis untuk diambil niranya sebagai bahan baku gula, biasanya akan ditebang petani. Gelondongan batang yang padat sari tepung itu di potong dalam ukuran2 tertentu lalu dikirim ke pabrik pengolahan untuk di proses menjadi tepung aren.

Tepung aren di sebut juga tepung kawung. Bersifat mudah larut dalam air. Kualitasnya di tentukan oleh kadar kelembaban dan warna. Tepung bermutu baik berwana putih bening sementara yang kurang baik berwarna kecoklatan.

Masyarakat mengenal 2 bentuk tepung aren di pasaran yakni kering dan basah. Yang kering berderai seperti layaknya tepung terigu. Yang basah akan dicetak lalu di bakar. Tepung aren seperti ini perlu direndam dalam air terlebih dahulu sebelum di gunakan.

Diva Maju Bersama mengedarkan tepung aren yang sudah kering. Untuk keterangan lebih rinci silahkan kontak Indrawanto di 021-70882420, 0819 3241 8190.

Terima kasih.

Salam,
— Evi Indrawanto
DIVA’S Palm Sugar

Mampu Ciptakan Cokelat Batangan dan Tepung Pati Aren

Sumber: http://www.radarsulteng.com/Senin, 20 April 2009

SALAH satu orientasi Faperta dalam menciptakan lulusan berkualitas, adalah sarjana yang siap pakai dan tidak semata-mata menggantungkan keinginan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Upaya yang dilakukan, dengan mengorientasikan mahasiswa untuk mampu berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dengan cara mengolah hasil pertanian menjadi sesuatu yang lebih bernilai produktif dan siap dikomersialkan dalam bentuk yang lebih dari sekadar hasil pertanian.

Di laboratorium teknologi hasil pertanian, berbagai macam hasil olahan hasil pertanian berhasil diciptakan. Di antaranya cokelat batangan yang tak kalah gurihnya dengan cokelat batangan yang berlisensi produsen luar negeri, pasta dan bubuk cokelat bahan pembuatan kue kering dan basah. Yang paling mutakhir, di laboratorium yang dipimpin Ir Nur Alam MP ini, baru saja berhasil menciptakan tepung pati aren.

Dengan temuan ini, dapat menimalisir tingginya ketergantungan pemakaian terigu, karena tepung pati aren, tandas Nur Alam, dapat mensubtitusi penggunaan terigu hingga 40 persen. Bahkan dalam pembuatan mihun, tepung pati aren dapat menggantikan terigu hingga 100 persen.

“Dari rangkaian hasil penelitian yang kami lakukan bersama mahasiswa, mihun hasil olahan dari tepung pati aren, baik bentuk maupun rasanya tidak berbeda dengan mihun yang dibuat dari tepung terigu,”tandas Nur Alam.

Selain itu, dari hasil penelitian mengenai kandungan tepung pati aren, diketahui kalau kandungan nutrisinya tak jauh berbeda dengan tepung terigu. Tepung aren katanya, juga banyak mengandung senyawa karbohidrat dan bisa menjadi makanan alternatif pengganti beras. Tepung pati aren, berbeda dengan pati sagu. Sagu katanya, patinya memiliki bau yang tajam dan khas, serta cepat perubahan warnanya. Namun untuk pati aren, seperti halnya terigu, baik warna dan baunya tidak terlalu tajam. Warna pati aren, juga putih seperti terigu.

“Kalau secara sekilas kita lihat, tampak tidak ada perbedaan antara tepung pati aren dengan terigu,”sebutnya.

Berhasil membuat tepung pati aren, Nur Alam belum merasa puas. Bersama dengan mahasiswa Faperta, saat ini tengah dilakukan penelitian untuk pembuatan bungkusan permen, bumbu dapur yang terbuat dari tepung aren. Kelak jika penelitian tersebut berhasil, maka akan ada dua keuntungan yang diciptakan. Pertama kata Nur Alam, dengan pembungkus berbahan tepung pati aren, akan meminimalisir penggunaan plastik yang saat ini mulai tak direkomendasikan penggunaannya di beberapa belahan bumi, karena sampah plastik tak bisa diurai oleh tanah.

“Keuntungan kedua, akan lebih praktis. Sebab nantinya, pembungkus itu akan ikut larut bersama permen yang akan dimakan atau ikut larut dalam bumbu yang akan digunakan,”katanya lagi.

Pengolahan hasil pertanian ini tandas Nur Alam, tujuannya tidak lain untuk mengorientasikan para mahasiswa Faperta, agar kelak setelah menjadi alumni Faperta, secara mandiri bisa mengolah hasil pertaniannya menjadi sesuatu yang memiliki daya jual lebih tinggi, dibandingkan jika hasil pertaniannya dijual masih dalam bentuk mentah atau bahan baku.

“Berkat ilmu dari laboratorium teknologi hasil pertanian ini, kami mendapat laporan, bahwa ada satu alumni Faperta Untad yang saat ini berdomisili di Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, mampu membuat beberapa jenis makanan ringan dengan cara mengolah hasil pertaniannya sendiri. Usaha ini cukup berhasil, salah satu andalannya adalah emas batangan yang juga hasil olahannya sendiri,”kata Nur Alam semringah.(hnf)

PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH TEPUNG AREN

Sumber: http://www.menlh.go.id/usaha-kecil/

Aren

Aren merupakan tumbuhan berbiji tertutup dimana biji buahnya terbungkus daging buah. Pohon aren banyak terdapat hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini hampir mirip dengan pohon kelapa. Perbedaannya, jika pohon kelapa batang pohonnya bersih, maka batang pohon aren sangat kotor karena batangnya terbalut ijuk yang warnanya hitam dan sangat kuat sehingga pelepah daun yang sudah tuapun sulit diambil dari batangnya.

Semua bagian pohon aren dapat diambil manfaatnya, mulai dari akar (untuk obat tradisional), batang (untuk berbagai macam peralatan dan bangunan), daun muda/janur untuk pembungkus kertas rokok. Hasil produksinya juga dapat dimanfaatkan, misalnya buah aren muda untuk pembuatan kolang-kaling, air nira untuk bahan pembuatan gula merah/cuka dan pati/tepung dalam batang untuk bahan pembuatan berbagai macam makanan.

Untuk dapat diambil patinya (tepungnya), pohon aren harus sudah berumur sekitar 20 tahun. Sampai saat inipun ternyata tepung dari batang pohon aren belum ada penggantinya (tepung substitusinya), sebab tepung aren memiliki keunggulan yang khas. Oleh karena itu sudah seharusnya dipikirkan dan diambil kebijaksanaan berupa langkah nyata pengembangan pohon aren.

Cara Membuat Tepung Aren

Pembuatan tepung aren dilakukan melalui terlebih dahulu menebang batang pohon aren kemudian dipotong-potong sepanjang 1,25 – 2 meter. Potongan batang aren kemudian dipecah membujur menjadi empat bagian yang sama besarnya sehingga nampak bagian dalamnya dimana terdapat empelur yang mengandung sel-sel parenchym penyimpan tepung. Kemudian empelur dipisahkan dari kulit dalamnya, kemudian dipotong-potong menjadi 6-8 bagian, lalu digiling dengan menggunakan mesin parut. Hasil parutan berupa serbuk yang keluar dari mesin dikumpulkan kemudian diayak untuk memisahkan serbuk-serbuk dari serat-seratnya yang kasar. Proses selanjutnya adalah mengambil tepung dari serbuk-serbuk halus.

Produk Dari Tepung Aren

Tepung aren dapat digunakan untuk pembuatan bermacam-macam produk makanan, terutama produk yang sudah dikenal masyarakat luas, yaitu soun, cendol, bakmi, dan hun kwe.

Sumber Limbah

  1. Limbah cair hasil dari proses pemarutan dan pengendapan tepung aren
  2. Limbah padat yang berupa ampas serbuk dan kulit batang aren yang telah diambil kulit empelurnya.

Dampak limbah terhadap lingkungan

Limbah cair yang dihasilkan jika tidak diproses terlebih dahulu maka akan menyebabkan timbulnya bau disekitar lingkungan dan air sungai menjadi keruh kecoklatan yang disebabkan oleh proses pemarutan dan pengendapan.

Penanganan Limbah

Penanganan limbah cair dapat dilakukan mulai dari proses pemarutan hingga perendaman, dimana limbah yang dihasilkan diproses terlebih dahulu pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sederhana dan tidak langsung dibuang ke sungai.

Pemanfatan limbah

1. Ampas serbuk

Limbah serbuk yang diperoleh dari serbuk yang sudah diambil tepungnya dapat dipisahkan menjadi 3 macam, yaitu serbuk-serbuk kecil, serbuk-serbuk besar, dan serat-serat panjang. Secara sederhana keseluruhan serbuk dapat digunakan untuk bahan bakar, pupuk organik pada tanaman, dan dapat memperbaiki struktur tanah. Khusus serat-serat panjang dapat digunakan untuk kasur tempat duduk (kursi atau jok mobil) dan makanan ternak (sapi, kuda) setelah diproses permentasi atau cukup dicampur dengan dedak limbah penggilingan gabah.

2. Kulit batang

Pohon aren yang sudah diambil kulit empelurnya maka tinggal kulit dalam dan kulit luar batangnya. Kulit batang ini dapat digunakan sebagai bahan bakar sehingga mempunyai nilai ekonomi jika dijual. Sedangkan kulit batang pada pangkal batang pohon dapat digunakan untuk membuat tangkai kampak, tangkai cangkul dan lainnya.

Sumber: Aren, Budidaya dan Multigunanya
Oleh: Ir. Hatta Sunanto, BSc, MS

TTG Pengolahan Pangan: Pemarut Batang Aren dan Sagu

Re-exposure of 00

1. Perancang

Perancang: Winaryo A Hidayat dan HP Siregar (Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI)

2. Pengguna / Fungsi

Agroindustri pengguna adalah usaha kecil pengolahan tepung aren dan sagu

3. Spesifikasi

1) Dimensi:  -

2) Spesifikasi:  -

3) Rancangan fungsional: Tenaga  penggerak digerakan secara manual dengan kayuhan kaki

4) Rancangan struktural: -

5) Bahan: -

6) Kapasitas: -

7) Umur alat:  5 (lima) tahun (perkiraan penulis)

4.  Prinsip Kerja Alat

Silinder bermata pemarut berputar berputar pada porosnya. Potongan batang aren / sagu tanpa kulit ditekankan pada permukaan silinder sehingga potongan aren/sagu terparut.

5. Harga / Analisis Biaya

Perkiraan  harga 1 (satu) unit alat adalah Rp. 1.200.000 (perkiraan penulis tahun 2000)

6.  Kontak Hubungan

Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat, Jl. Rasuna Said, Padang, Sumatera Barat, Telp. 0751-400040, Faks: 0751-40040

Jakarta, Maret 2001.

Sumber: Teknologi Tepat Guna untuk Agroindustri Kecil Sumatera Barat, Hasbullah, Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat, Padang 2000

Disadur oleh: Tarwiyah, Kemal.

16 Comments »

  1. Sangat informatif, terima kasih.

    Comment by Ges — March 8, 2010 @ 10:18 am

  2. Penanganan limbah cairnya gimana?

    Comment by Sukamto — March 30, 2010 @ 6:49 pm

  3. makasih infonya mbak

    Comment by natalia — January 17, 2011 @ 1:54 am

  4. Salam kenal. harga tepung arennya berapa pak ?
    Trima kasih.

    Tanto.
    tilp: 08121740404,08175003911
    Email : hartanto_te@yahoo.co.id

    Comment by Hartanto HP — September 13, 2011 @ 10:09 am

    • bisa di bantu ndan untuk harga limbah / ampas nya, di jual / kg atau gmana ndan ? bls

      Comment by agus w — September 14, 2012 @ 2:38 am

  5. kami siap mensupplay dalam bentuk pati/soon mie/limbah padat/ampas/kayu aren hub 081372429097 atau 08566700077

    Comment by gsyah.com — September 26, 2011 @ 5:25 am

  6. kami siap mensupplay dalam bentuk pati/tepung kering/limbah cair padat/ampas/kayu aren, gula aren ganduan dan gula aren serbuk atau gula semut. HP 0817-34-8-32-7

    Comment by arielzada — March 14, 2012 @ 10:43 am

  7. Tepung aren memang luar biasa. Selain untuk membuat berbagai jenis kue, mie soun, cendol/dawet dll, tepung ini sekarang dipakai untuk campuran pentol bakso atau pempek atau siomay, dengan kualitas yang sangat jauh lebih baik. lebih kenyal, warna menarik, mengembang dan gempi serta citarasa yg khas. Sehingga sangat disukai konsumen, hingga pewrmintaannya terus meningkat. Di tempat kami, produksi tepung aren ini jauh lebih banyak. karena yang di Boja Kab. Kendal itu hanyalah bagian kecil dari orang-orang yang berpindah dari daerah kami. Benda, Daleman, Tulung, Klaten, Jawa Tengah. yang sebelumnya sudah memiliki usaha yg sama. Jadi kalau ada yang berminat dalam jumlah puluhan atau ratusan ton, baik tepung basah, kering maupun mie soun dari aren, bisa menghubungi kami. Bp. Marsudi Santoso, CV Baskoro Aji Jaya, alamat : Dk. Bendo, Ds. Daleman, Kec. Tulung, Kab. Klaten, Ja-teng. Tlp. 0276-320509, HP. 085867164641

    Comment by Marsudi Santoso — July 8, 2012 @ 5:01 am

  8. Apakah tepung aren sehat jika dikonsumsi?

    Comment by ekojimmy — August 2, 2012 @ 12:30 am

  9. Kami menjual tepung aren murni (putih bersih) kering Rp.6500/kg dan tepung sagu murni (putih bersih) kering Rp.5200/kg hub. 08122621254

    Comment by pujo raharjo — August 31, 2012 @ 5:32 am

  10. Salam dr magelang

    Comment by Erna — January 31, 2013 @ 3:54 am

  11. Mohon info dari rekan-rekan bila ada yang tahu supplier kulit batang pohon aren sebagai kayu bakar. Terimakasih-Aji-085871111330.

    Comment by aji — February 16, 2013 @ 1:29 am

    • Segala bagian dari pohon aren dapat dimanfaatkan.
      Akar dapat digunakan untuk apa yah?

      Comment by Yosef — May 26, 2013 @ 5:56 am

  12. Kami membutuhkan bahan aci kawung, untuk kami oleh ( di cuci lalu di jemur ) butuh per bulan 4 toronton ( per toronton 25 ton an ), kami tunggu kabar baiknya di 081312025089.

    Comment by Saeful — October 25, 2013 @ 10:44 pm

  13. maaf maksud kami olah ( di cuci lalu di jemur )

    Comment by Saeful — October 25, 2013 @ 10:46 pm

  14. kami menjual aci aren basah/kering harga bisa d sesuaikan hub.087722304421

    Comment by deni — March 9, 2014 @ 8:42 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Shocking Blue Green Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers

%d bloggers like this: