Aren Indonesia

Maluku Utara

Investor Tertarik Olah Aren Halsel Jadi Ethanol

Sumber: http://beritadaerah.com/Kamis, 2 April 2009

(Berita Daerah – Maluku) – Sejumlah investor tertarik mengolah aren di Kabupaten Halmahera Selatan, (Halsel), Maluku Utara (Malut) menjadi ethanol untuk bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar minyak.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halsel, Dahrun Samad di Labuha, Rabu, mengatakan, dari sejumlah investor yang berminat mengolah aren di Halsel menjadi ethanol tersebut, salah satu di antaranya sudah melakukan uji coba pembuatan ethanol.

Investor tersebut belum bersedia disebutkan identitasnya, namun diungkapkannya, telah pula mempresentasikan hasil uji cobanya. Sesuai hasil uji coba itu, aren cukup ekonomis diolah menjadi ethanol untuk bahan bakar alternatif.

“Mereka (investor) telah pula melakukan ujicoba penggunaan ethanol dari aren untuk memasak dan hasilnya sangat ekonomis jika dibandingkan dengan minyak tanah seperti yang digunakan selama ini,” katanya.

Memasak menggunakan bahan bakar ethanol satu gelas aqua sama dengan memasak menggunakan bahan bakar minyak tanah tiga gelas aqua, sehingga jelas sekali bahwa penggunaan ethanol sebagai bahan bakar memasak jauh lebih efisien.

Ia mengatakan hal tersebut tentu sangat menggembirakan pemkab dan masyarakat Halsel karena selama ini aren di Halsel banyak diproduksi menjadi minuman keras (arak) yang justru menimbulkan dampak buruk dalam kehidupan sosial setempat.

Oleh karena itu Pemkab Halsel sangat mendukung keinginan investor untuk mengolah aren di Halsel menjadi ethanol, karena selain akan mengoptimalkan potensi aren di Halsel juga akan membuka lapangan kerja dan sumber pendapatan bagi daerah.

Menurut Dahrun Samad potensi aren di Halsel cukup besar yakni mencapai dua juta pohon tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten itu. Aren di tersebut selama ini selain diolah menjadi minuman keras juga diproduksi menjadi gula merah.

Sebelumnya Perusahaan Daerah (PD) Prima Niaga Halsel juga telah menjajaki pembuatan kopra menjadi bahan bakar alternatif. Perusahaan Daerah milik Pemkab Halsel itu telah melakukan uji coba pembuatan menjadi bahan bakar dan hasilnya cukup bagus. (fb/FB/ant)

Pemkab Maluku Utara Kembangkan BBM Alternatif

Sumber: http://www.kapanlagi.com/h/pemkab-maluku-utara-kembangkan-bbm-alternatif.html Selasa, 26 Mei 2009 05:13

Kapanlagi.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) mengembangkan bahan bakar minyak (BBM) alternatif yakni bioethanol dari aren (enau), sebagai upaya mengurangi ketergantungan daerah itu dari BBM konvensional.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halsel, Dahrun Saman, saat dihubungi dari Ternate, Senin, mengatakan, Halsel memiliki potensi aren cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku bioethanol.

Di Halsel terdapat sekitar 1,5 juta pohon aren yang tumbuh liar di berbagai wilayah di daerah itu. Masyarakat setempat selama ini hanya memanfaatkan aren itu sebagai bahan baku gula merah dan minuman keras tradisional.

Menurut Dahrun, Pemkab Halsel telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) untuk melakukan berbagai hal terkait dengan pengembangan BBM alternatif dari aren tersebut.

Selain itu, Pemkab Halsel juga telah menjalin kerja sama dengan PT Halmahera Enginering, yang nantinya akan menampung produk ethanol di Halsel dan menyediakan mesin pengolah ethanol untuk dibagikan kepada kelompok masyarakat.

Sebagai uji coba perusahaan tersebut telah memberikan bantuan satu unit mesin pengolah ethanol senilai Rp30 juta kepada kelompok masyarakat di Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur, salah satu sentra aren di Halsel.

“Mesin pengolah ethanol di Desa Wayamiga tersebut telah diuji coba dan hasilnya dinilai sangat potensial untuk dikembangkan secara besar-besaran. Tujuh liter air enau bisa menghasilkan satu liter ethanol dengan kadar 70%,” ujarnya.

Ethanol tersebut telah diuji coba sebagai bahan bakar kompor masak pengganti minyak tanah dan hasilnya sangat bagus. selain itu diuji coba pula pada kendaraan sepeda motor (dicampur dengan bensin) dan hasilnya pun sangat bagus.

Menurut dia, nilai ekonomis dari penggunaan bahan bakar bioethanol tersebut belum diketahui secara pasti karena masih harus melalui proses penghitungan lebih lanjut, namun dapat dipastikan lebih hemat dan ramah lingkungan jika dibandingkan dengan bahan bakar konvensional. (kpl/roc)

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: